Kasus Hoaks Waliyullah di Sukabumi Masuk Tahap Penyidikan, Polisi Segera Tetapkan Tersangka

Dharmawan Hadi
Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah Nawirputra dan ustaz Encep Jainal Mutaqin (tak mengenakan baju) saat konferensi pers di Mapolres Sukabumi. (FOTO: DHARMAWAN HADI)

SUKABUMI, iNews.id - Polres Sukabumi menaikkan status kasus penyebaran hoaks waliyullah di Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi dari penyelidikan ke penyidikan. Penyidik Satreskrim Polres Sukabumi segera menetapkan tersangka dalam kasus ini.

Kapolres Sukabumi, AKBP Dedy Darmawansyah Nawirputra mengatakan, kasus ini masuk dalam dugaan ujaran kebencian atau pencemaran nama baik, penistaan agama di mana yang menjadi korban adalah ustaz Encep Jainal Mutaqim.

Kronologi kejadian, pada Kamis 30 September 2021, beredar pesan suara pria melalui WhatsApp Group (WAG) yang menyebutkan ustaz Encep Jainal Mutaqin dilantik sebagai waliyullah atau wali Allah oleh Nabi Khidir dan Nyi Roro Kidul.

Setelah dimelakukan penyelidikan, kata Kapolres Sukabumi, ustaz Encep Jainal Mutaqin tidak pernah mengatakan atau mengklaim hal tersebut. Pada Jumat (1/10/2021), korban ustaz Encep Jainal Mutaqin melapor ke Polres Sukabumi.

"Kami melakukan penyelidikan dan muncul laporan polisi tertanggal 4 Oktober 2021 dan sudah sidik. Alhamdulillah terduga terlapor sudah kami kantongi namanya, inisialnya AR. Dalam voice note-nya tersebut kami duga suara dari AR," kata Kapolres Sukabumi saat konferensi pers di ruang Command Presisi Polres Sukabumi, Senin (4/10/2021).

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gegara Sering Tak Pakai Baju, Ustaz Encep Diisukan Jadi Waliyullah di Sukabumi

57 tahun lalu

Ini Tampang Terduga Penyebar Hoaks Ustaz di Sukabumi Diangkat sebagai Waliyullah

57 tahun lalu

Ustaz Encep Laporkan Penyebar Hoaks ke Polres Sukabumi

57 tahun lalu

Ini Isi Pesan Suara Lengkap Soal Ustaz Sukabumi Dilantik Nabi Khidir dan Nyi Roro Kidul

57 tahun lalu

Beredar Kabar Dilantik Nabi Khidir dan Nyi Roro Kidul, Ustaz Encep: Itu Hoaks

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal