Kasus HIV di Majalengka Melonjak, Januari-September 2021 Ditemukan 97 Pengidap

Inin nastain
Ilustrasi kasus HIV-AIDS. (Foto: ISTIMEWA)

"Memang faktanya di kita itu ada. Nah masalahnya tergali nggak oleh kita? Justru dengan meningkatnya penemuan, lebih baik kan? Karena kita harus menemukan dan segera menanganinya," ujarnya.

Jadi bukan berarti kasus itu tadinya tidak ada, sekarang jadi meningkat, bukan. Justru (sebelumnya) sudah ada," tutur Dede Pranoto.

P2PM) Dinkes Majalengka, kata Dede, saat ini gencar melakukan penelusuran terhadap potensi-potensi temuan baru. Test HIV di tingkat puskesmas adalah salah satu cara yang dilakukan untuk menemukan kasus serupa.

"Kami menggerakkan seluruh sumber daya di puskesmas untuk lebih mengoptimalkan, melakukan penemuan, penjaringan, yaitu layanan test HIV," ucapnya.

"Di samping kita melakukan edukasi. Kami juga menggandeng LSM untuk menjangkau komunitas-komunitas yang tersembunyi tadi, yang LSL (lelaki seks lelaki), waria, dan WTS (wanita tunasusila). Karena kami kan nggak bisa menjangkau. Sedangkan LSM ini berasal dari komunitas-komunitas. Itu upaya-upaya yang kami lakukan," ujar Dede Pranoto.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pria Homoseksual Usia 21-29 Paling Banyak Idap HIV-AIDS di Bandung Barat

57 tahun lalu

Perilaku Seks Menyimpang di Cimahi Marak, Puluhan Warga Idap HIV/AIDS

57 tahun lalu

Puluhan Pelajar di Kabupaten Sukabumi Terinveksi HIV-AIDS akibat Seks Bebas

57 tahun lalu

HIV-AIDS di Kota Cirebon Tambah 46 Kasus Baru, Tak Sedikit Pengidap Menolak Diobati

57 tahun lalu

Terdapat 20 Pengidap HIV-AIDS di Cimahi, Ini Kata Wali Kota Ngatiyana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal