Kasus Covid-19 Melonjak, PTM Sekolah di Garut Dihentikan dan Kegiatan Masyarakat Dibatasi

Ii Solihin
Petugas gabungan di Kabupaten Garut kembali menggelar operasi yustisi untuk menegakkan prokes seiring melonjaknya kasus Covid-19 pascalibur Lebaran. (Foto: iNews/Ii Solihin)

"Penindakan terhadap masyarakat yang tak mengenakan masker ini dilakukan sebagai upaya menekan angka penularan Covid-19. Saat ini kasus positif Covid-19 di Kabupaten Garut meningkat pascalibur lebaran," ujar Rudi.

Dalam razia hari ini, tutur Bupati, tim satgas Covid-19 menindak puluhan masyarakat yang tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. 

"Bukan hanya itu, kegiatan perkantoran pun mulai dibatasi hanya 25 persen saja staf yang boleh bekerja di kantor, sisanya melakukan WFH (work from home) atau bekerja secara virtual di rumah," tutur Bupati.

Menurut Rudi, Pemkab Garut terus melakukan tresing. Hasilnya, ditemukan pasien positif yang sudah divaksin Covid. "Kami akan melakukan pengetatan kegiatan masyarakat selama 14 hari ke depan," ucap Rudi.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Puluhan Warga Sekampung di Garut yang Positif Covid-19 Mulai Membaik

57 tahun lalu

Gawat, Pasien Meninggal akibat Covid-19 di Garut Terjadi Setiap Hari

57 tahun lalu

Sekolah di Garut Bentuk Satgas Covid-19, Pantau Ketat Prokes saat PTM

57 tahun lalu

Masuk Zona Merah, 11 Desa di Garut Dilarang Gelar Belajar Tatap Muka

57 tahun lalu

Waduh Gawat! Warga Sekampung di Hegarmanah Garut Positif Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal