Kasus Bentrok Maut di Areal PG Jatitujuh, 2 Pelaku Pembacokan Belum Tertangkap

Fathnur Rohman
Kelompok orang yang diduga anggota F-Kamis menyerang petani penggarap asal Jatitujuh, Majalengka pada Senin (4/10/2021). (FOTO: Tangkapan Layar Video Amatir/Toiskandar)

INDRAMAYU, iNew.id - Dua pelaku pembacokan yang menewaskan dua petani penggarap Suhenda dan Ade Taryana atau Yayan warga Jatitujuh, Majalengka, belum tertangkap. Polisi masih memburu kedua pelaku bentrok maut dua kelompok di lahan tebu PG Jatitujuh, Kecamatan Tukdana, Indramayu pada Senin (4/10/2021) itu.

Kedua pelaku telah ditetapkan tersangka dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) atau buronan kepolisian. Polres Indramayu telah membentuk tim khusus untuk memburu kedua pelaku yang membacok korban secara sadis tersebut.

Kapolres Indramayu AKBP M Lukman Syarif mengatakan, petugas telah mengantongi identitas dua pelaku utama yang membacok Suhenda dan Yayan, petani tebu asal Jatitujuh, Majalengka itu. 

"Kami sudah mengantongi identitas mereka dan sedang dilakukan pengejaran oleh tim khusus yang kami bentuk," kata Kapolres Indramayu, Rabu (6/10/2021).

AKBP M Lukman Syarif menyatakan, penyidik Satreskrim Polres Indramayu telah menetapkan tujuh tersangka kasus bentrokan maut itu. Mereka terdiri atas, tiga pengurus dan empat anggota Forum Komunikasi Masyarakat Indramayu Selatan (F-Kamis).

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

3 Pengurus dan 4 Anggota F-Kamis Jadi Tersangka Kasus Bentrokan Maut di Lahan PG Jatitujuh

57 tahun lalu

Pascabentrokan Maut di Areal PG Jatitujuh, Penjagaan Polisi Ditingkatkan di Majalengka

57 tahun lalu

Pascabentrok di Areal PG Jatitujuh, 27 Orang Diamankan, Polisi Buru Pelaku Lain

57 tahun lalu

Ikut Tangkap Pelaku Bentrok di PG Jatitujuh, Kapolres: Luka Majalengka Terlalu Dalam

57 tahun lalu

Pascabentrok Maut di Area PG Jatitujuh, Pemkab Majalengka Koordinasi dengan Indramayu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal