Kasus Bayi Meninggal usai Dibuat Konten Foto Baby Newborn, Dinkes Kota Tasikmalaya Bentuk Tim Ad Hoc

Asep Juhariyono
Keluarga korban mendatangi Dinkes Kota Tasikmalaya untuk mengadukan kasus bayi meninggal karena layanan buruk klinik bersalin. (FOTO: iNews/ASEP JUHARIYONO)

"Kami langsung menindaklanjuti. Hari Senin kita panggil dari pihak klinik untuk meminta konfirmasi berkanaan dengan hal pelayanan yang sudah diberikan. Untuk keluarga kita tangguhkan karena kita memahami karena masih berduka," tutur Kadinkes Kota Tasikmalaya. 

Uus Supangat sesuai Undang-undang Kesehatan baru, bahwa tim ad hoc akan bekerja selama 14 hari ke depan. Pembentukan tim ad hoc ini agar ada azas keadilan baik untuk pasien maupun untuk pemberi layanan. 

"Hari ini kita bikinkan SK-nya, saya melaksanakan amanat di undang-undang kesehatan yang baru. Sesuai amanat undang, tim ad hoc punya waktu 14 hari ke depan. Nanti keputusan hasil akhir apa yang terjadi di dalam pelayanan ini. Kita menunggu tim adhoc bekerja. SK-nya kita serahkan hari ini," ucap Uus Supangat. 

Terkait ada tidak kelalaian dalam pelayanan, ujar Kadinkes Kota Tasikmalaya, manunggu hasil kajian dari tim ad hoc. Kendati demikian, keluhan-keluhan yang disampaikan keluarga di mana bayi ini meninggal karena ada kelalaian yang dianggap dilakukan oleh klinik.

"Memang ada keluhan-keluhan yang disampaikan di mana bayi ini meninggal karena ada kelalaian menurut pasien ini dianggap dilakukan. Namun, apakah ini ada kelalaian atau malpraktik dan lain sebagainya, nanti menunggu hasil tim ad hoc," ujar dia.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Bayi Meninggal usai Dibuat Konten Baby Newborn Tanpa Izin di Tasikmalaya, Keluarga Tuntut Keadilan

57 tahun lalu

Bayi di Tasikmalaya Meninggal usai Dibuat Konten Foto Baby Newborn Tanpa Izin, Cek Faktanya

57 tahun lalu

Viral Bayi Baru Lahir di Tasikmalaya Meninggal Diduga gegara Pelayanan Kinik Buruk

57 tahun lalu

Polisi Gerebek Salon Kecantikan di Tasikmalaya, Hasilnya Dapat Miras Ilegal

57 tahun lalu

Petebu Ganjar Bentuk Asosiasi Pegas, Dorong Perajin Gula Merah di Tasikmalaya Sejahtera

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal