Gubernur akrab disapa Kang Eml itu menuturkan, tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy ratio (BOR) rumah sakit rujukan Covid-19 di Jabar, kini berada di kisaran 70 persen dari sebelumnya yang sempat menyentuh 77-80 persen.
Menurutnya, penurunan BOR tersebut berkat hadirnya rumah sakit (RS) darurat Covid-19, seperti RS darurat di Kompleks Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) di Kota Bandung.
"Selain itu, berkat kebijakan memindahkan pasien bergejala ringan di non-RS, maka BOR ini jadi 70 persen," tutur Kang Emil.