Kapolda Jabar: Usut Tuntas Kecelakaan Maut Bus di Sumedang

Agung Bakti Sarasa
Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri. (Foto: iNewsTv/Asep Juhariyono)

"Ini kelihatannya (sopir) tidak terbiasa, kan bus pariwisata. Artinya, bukan bus reguler. Saya yakin, (sopir) tidak paham juga bahwa jalurnya untuk kendaraan biasa," ujar Irjen Pol Ahmad Dofiri.

Dalam kesempatan itu, tutur Kapolda Jabar, juga mengatakan bahwa jalur Tanjakan Cae yang merupakan bagian jalur alternatif Garut-Sumedang sebenarnya tidak diperuntukkan bagi kendaraan besar seperti bus. "Setahu saya jalan ini memang tidak diperuntukkan untuk bus besar seperti ini," tutur Kapolda Jabar.

Irjen Pol Ahmad Dofiri mengatakan, jalur Malangbong Garut-Sumedang merupakan alternatif yang ramai digunakan saat jalur lingkar Nagreg belum selesai dibangun beberapa tahun silam. "Yang biasa dipakai waktu (lingkar) Nagreg belum beres, ini alternatif pengalihan Nagreg bisa melalui Wado," ucapnya.

Pihaknya memastikan bahwa jumlah total korban tewas akibat kecelakaan tersebut mencapai 27 orang dan 39 orang lainnya selamat, meski menderita luka-luka.

Menurut, Dofiri pihak kepolisian bersama pihak terkait lainnya kini tinggal berupaya mengevakuasi bangkai bus yang terperosok ke jurang sekitar 20 meter dari bahu jalan itu.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

12 Korban Meninggal Bus SMP IT Muawanah Ternyata Warga Kampung Ini

57 tahun lalu

Distribusi Vaksin Covid-19 Minim, ASN di Kulonprogo Belum Jadi Prioritas Sasaran

57 tahun lalu

Polisi Segera Periksa PO Bus dan ATPM Terkait Kecelakaan Maut di Wado Sumedang

57 tahun lalu

Daftar 27 Korban Tewas Bus Sumedang, Ada 10 Siswa dan 5 Guru

57 tahun lalu

Video Kronologi Kecelakaan Maut Bus Pariwisata di Sumedang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal