BANDUNG BARAT, iNews.id - Psikologis Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bandung Barat (KBB) cukup terganggu menyusul penggeledahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah dinas. Mental mereka ngedrop lantaran khawatir terbawa-bawa dalam kasus dugaan korupsi Bansos Covid-19.
Apalagi penggeledahan yang dilakukan penyidik KPK bukan hanya menyasar ruang kerja Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna. Tapi sejumlah ruangan dinas yang ada di kompleks Pekab Bandung Barat juga turut digeledah selama seminggu terakhir.
Kondisi tersebut diakui sejumlah ASN di kompleks Pemkab Bandung Barat berpengaruh secara psikologis pegawai. Suasana kerja menjadi tegang dan seperti diawasi mengingat dalam setiap penggeledahan petugas KPK selalu dikawal polisi dengan senjata lengkap.
"Kalau mau jujur jelas psikis kita kurang nyaman dengan keadaan ini, tapi memang faktanya begitu," kata salah seorang ASN yang meminta namanya tidak disebutkan kepada MNC Portal Indonesia, Kamis (25/3/2021).
Menurutnya, pernah pada kesempatan beberapa hari lalu saat akan masuk kantor. Tiba di pelataran parkir dirinya berbarengan dengan para petugas KPK yang menggunakan sekitar 5-6 mobil yang akan menggeledah dengan pengawalan polisi. Melihat hal tersebut dirinya langsung nge-down dan kembali putar arah.