Kader dan Pengurus Partai NasDem Indramayu Mundur Massal, Diwarnai Aksi Pencopotan Atribut

Andrian Supendi
Yosep Husein Ibrahim mencopot stiker NasDem yang terpasang di mobil. (Foto: iNews.id/Andrian Supendi)

INDRAMAYU, iNews.id - Ribuan kader Partai NasDem Kabupaten Indramayu mengundurkan diri secara massal, Minggu (11/6/2023). Mereka berasal dari mulai Dewan Pengurus Daerah (DPD) hingga Dewan Pengurus Cabang (DPC) tingkat kecamatan.

Mereka menanggalkan seluruh atribut partai, mulai dari baju hingga pencopotan branding partai NasDem di seluruh kendaraan operasional partai.

Aksi pengunduran diri massal tersebut merupakan buntut kekecewaan Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Indramayu, Yosep Husein Ibrahim atas putusan DPW Partai NasDem Jawa Barat. 

Di mana, namanya tidak ditempatkan di nomor urut 1 dalam daftar bakal calon legislatif (bacaleg) oleh Nasdem Jawa Barat.

"Kami menagih janji ketua DPW, bahwa Jabar delapan untuk pencalegan DPR kami dijanjikan nomor urut satu, namun sampai sekarang ini tidak menjadi kenyataan, malah bocoran yang kami terima, kami diposisikan pada nomor urut tiga," ujar Yosep Husein Ibrahim, kepada iNews.id, Minggu (11/6/2023).

Bahkan, Ibrahim mengungkapkan, saat dirinya menanyakan terkait perihal nomor urut yang tidak sesuai komitmen, Ibrahim justru harus membayar mahar yang cukup besar yaitu Rp3,5 miliar untuk bisa menggeser posisi Nining pada nomor urut 2. Karenanya Ibrahim secara tegas menolak dan lebih memilih mengundurkan diri dari Partai NasDem.

"Yang membuat kekecewaan karena tidak sesuai dengan marwah partai yang disampaikan oleh ketua umum bahwa NasDem tanpa mahar," ujar dia.

Di sisi lain, Yosep Husein Ibrahim mengklaim, ada sebanyak 120.000 anggota Partai NasDem menyatakan mengundurkan diri secara massal. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ini Respons Nasdem usai Kadernya Dilaporkan ke MKD atas Dugaan Pelecehan

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Alasan Belasan Kepsek di Muaro Jambi Mundur usai 2 Hari Dilantik

57 tahun lalu

Jadi Korban Salah Tangkap, Iskandar ST Ketua DPW Nasdem Sumut Akan Tempuh Jalur Hukum

57 tahun lalu

Terungkap! Bupati Kolaka Timur Abdul Azis Ditangkap KPK usai Hadiri Rakernas NasDem

57 tahun lalu

Sahbirin Noor Mendadak Mundur sebagai Gubernur Kalsel usai Menang Lawan KPK

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal