Penobatan Prabu Siliwangi, raja Kerajaan Pajajaran pada 3 Juni 1482 diresmikan sebagai Hari Jadi Kota Bogor dan Kabupaten Bogor pada 1973 serta diperingati setiap tahun.
Selain diyakini sebagai ibu kota Kerajaan Pajajaran, Kota Bogor juga disebut sebagai pusat kerajaan Sunda tertua, yaitu, Tarumanagara yang berkuasa di Tanah Sunda dari akhir abad ke-3 hingga akhir abad ke-5 Masehi.
Lantas bagaimana ceritanya daerah ini disebut Bogor. Konon kata Bogor berasal dari nama yang diberikan oleh penjajah Belanda yang dalam bahasa Negara Kincir Angin itu, Buitenzorg. Buitenzorg berarti tanpa kecemasan atau aman tenteram.
Karena lidah orang Sunda sulit melafalkan Buitenzorg, akhirnya mereka menyebut Bogor untuk memudahkan. Akhirnya, Bogor menjadi nama yang dipakai untuk kota yang terletak 60 km di sebelah selatan Jakarta itu sampai saat ini.
Pada masa pendudukan Inggris, Thomas Stamford Raffles menjabat Gubernur Jendral. Raffles disebut berjasa dalam mengembangkan Kota Bogor. Istana Bogor direnofasi dan sebagian tanahnya dijadikan Kebun Raya Bogor (Botanical Garden).