Jokowi: Demokrasi Pesta Kegembiraan, Jangan Ada yang Menakut-nakuti

Abdul Rochim
Capres petahana nomor urut 01 Joko Widodo (tengah) berswafoto bersama massa pendukungnya saat kampanye terbuka di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Jabar. (Foto: Koran SINDO/Abdul Rochim)

"(Pemilu) kurang delapan hari. Jangan sampai terkena fitnah, kabar bohong, hoaks, hasutan-hasutan. Saya berikan contoh, banyak beredar dibilang Presiden Jokowi PKI. Itu hoaks, kabar bohong. Perlu saya sampaikan, saya itu lahir tahun 1961, PKI dibubarkan tahun 1965. Umur saya baru empat tahun. Logikanya itu loh, mikir, mikir, mikir," ucap Jokowi.

Selain itu Jokowi juga mengingatkan jangan sampai termakan fitnah. Contohnya isu jika Jokowi kembali terpilih sebagai presiden, pendidikan keagamaan akan dihapus.

"Bohong! Nanti kalau Jokowi-KH Ma'ruf Amin menang, azan akan dilarang. Nanti perkawinan sejenis (dilegalkan). Itu bohong semua, hasutan, fitnah. Jangan sampai ada yang percaya. Kalau ada tetangga kita percaya, tolong diluruskan, segera diberi penjelasan," tuturnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

May Day, Belasan Ribu Buruh Karawang Berangkat ke Jakarta

57 tahun lalu

Daftar Lengkap Korban Kecelakaan Maut di Majalengka, 6 Orang Tewas dan 13 Luka

57 tahun lalu

Tepergok Saat Beraksi, Maling Motor Bersenpi di Karawang Babak Belur Dihakimi Massa

57 tahun lalu

Buruh Pabrik Jadi Korban Begal di Karawang, Luka Parah di Leher

57 tahun lalu

Kecelakaan Tewaskan 3 Orang Sekeluarga di Karawang, Sopir Truk Ditetapkan Tersangka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal