Menurut Uu, selain dana APBD, peran serta masyarakat dalam membayar zakat sesuai ketentuan agama tentunya merupakan solusi dalam membangun Jabar juara lahir batin.
"Solusi membangun negara, yaitu dengan zakat dan sedekah. Ini sumber dana selain APBD untuk membangun Jabar. Mari kita dorong supaya zakat dan sedekah benar-benar memberikan manfaat dalam aspek keumatan," katanya.
Uu juga mendorong Baznas Jabar menggencarkan sosialisasi terkait pentingnya zakat dan sedekah untuk membangun bangsa dan negara. Bahkan, kata Uu, jika masyarakat taat dan patuh membayar zakat, jumlah dana zakat yang terkumpul dapat menandingi dana APBD.
"Mudah-mudahan, dengan berbagai inovasi digitalisasi, Baznas Jabar bisa meningkatkan kepedulian masyarakat untuk membayara zakat karena zakat dan sedekah bisa menjadi solusi membangun bangsa," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua I Baznas Jabar, Rachmat Ari Kusumanto menegaskan bahwa program Baznas Peduli Pendidikan merupakan bukti kanyaah (kasih sayang) dari para ASN Pemprov Jabar yang telah menyisihkan rezekinya lewat zakat yang dibayarkan kepada kepada Baznas Jabar.