"Ada keinginan atau wasiat dari Bu Inggit buat klinik untuk lahiran (bersalin) dan sekolah dasar. Jadi (hasil dari penjualan surat nikah-cerai Inggit-Soekarno) untuk kepentingan masyarakat juga karena wasiat dari Bu Inggit," kata Tito kepada wartawan di kediamannya, kawasan Margahayu Utara, Kota Bandung, Kamis (23/9/2020).
Selain surat pernikahan dan perceraian Inggit-Soekarno, menurutnya, para kolektor barang antik juga mengincar lemari milik almarhumah Inggit dan meja belajar Soekarno saat kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Galuh Mahesa, anak ketiga Tito Z Harmaen mengatakan, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil saat masih menjabat sebagai Wali Kota Bandung pernah menawar barang peninggalan Inggit.
"RK (Ridwan Kamil) waktu sebelum jadi Gubernur, datang ke sini dan lihat barang peninggalan Bu Inggit. RK menjanjikan (membeli barang peninggalan Inggit) kalau nanti setelah jadi Gubernur. Sekarang kan udah jadi," kata Galuh.