Jalan Tol Cipali Ambles, Pengelola Perpendek Contra Flow Jadi 1 Km

Yudy Heryawan Juanda
Arus kendaraan yang melintas di titik ambles Km 122.400 Tol Cipali padat merayap. (Foto: iNewsTv/Yudy Heryawan Juanda)

Secara umum, ujar Andiani, lokasi bencana yang berdampak retakan dan amblesnya jalan hingga tidak dapat dilalui kendaraan dan menyebabkan arus lalu lintas di Tol Cipali tersendat itu merupakan daerah landai hingga agak curam yang berada di bantaran Sungai Cipunagara dengan kemiringan lereng di bawah 20 derajat.

Lokasi bencana tersebut berada pada ketinggian 20-25 meter di atas permukaan laut. "Di sekitar area gerakan tanah tidak terdapat struktur geologi berupa lipatan maupun sesar/patahan," ujarnya.

Andiani menuturkan, berdasarkan Peta Prakiraan Terjadinya Gerakan Tanah Bulan Februari 2021 di Kabupaten Subang, ruas Jalan Tol Cipali km 122 juga berada pada wilayah dengan potensi gerakan tanah rendah.

"Artinya, pada zona ini jarang terjadi gerakan tanah, kecuali pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai dan gawir atau jika lereng mengalami gangguan. Sedangkan gerakan tanah lama (di sekitar lokasi bencana) telah mantap kembali," tutur Andriani. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jalan Tol Cipali Ambles, Perbaikan Butuh 45 Hari

57 tahun lalu

PVMBG: Ini Empat Dugaan Penyebab Jalan Km 122.400 Tol Cipali Ambles

57 tahun lalu

Penampakan Jalan Tol Cipali KM 122 Ambles Ditutup Terpal

57 tahun lalu

Tol Cipali Ambles, Korlantas Polri: Perbaikan Berlangsung 20 Hari

57 tahun lalu

Pascaambles, Km 122  Tol Cipali Tak Bisa Dilintasi Kendaraan hingga 2 Pekan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal