Jalan Tol Cipali Ambles, Pengelola Perpendek Contra Flow Jadi 1 Km

Yudy Heryawan Juanda
Arus kendaraan yang melintas di titik ambles Km 122.400 Tol Cipali padat merayap. (Foto: iNewsTv/Yudy Heryawan Juanda)

Diberitakan sebelumnya, ruas jalan tol di Km 122.400 Tol Cipali ambles pada Selasa (9/2/2021) dini hari. Beruntung peristiwa itu tak menyebabkan kecelakaan pengendara yang melintas.

Berdasarkan analisis tim Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Suber Daya Mineral (ESDM), jalan ambles itu diduga disebabkan empat faktor.

Pertama, kemiringan lereng yang tidak tercantum curam, sehingga gerakan tanah relatif lambat. Kedua, kemungkinan material timbunan yang kurang padu atau mudah tererosi. 

Ketiga, pengaruh dari erosi air permukaan (air hujan maupun aliran sungai) di kaki lereng mengingat lokasinya yang berada tidak jauh dari sungai besar. Terakhir, keempat, curah hujan yang tinggi menjadi pemicu terjadinya gerakan tanah.

Kepala PVMBG Andiani mengatakan, jenis gerakan yang terjadi di wilayah Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat, Selasa (9/2/2021) pukul 03.00 dini hari itu, merupakan nendatan lambat atau rayapan yang ditandai dengan retakan pada badan jalan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jalan Tol Cipali Ambles, Perbaikan Butuh 45 Hari

57 tahun lalu

PVMBG: Ini Empat Dugaan Penyebab Jalan Km 122.400 Tol Cipali Ambles

57 tahun lalu

Penampakan Jalan Tol Cipali KM 122 Ambles Ditutup Terpal

57 tahun lalu

Tol Cipali Ambles, Korlantas Polri: Perbaikan Berlangsung 20 Hari

57 tahun lalu

Pascaambles, Km 122  Tol Cipali Tak Bisa Dilintasi Kendaraan hingga 2 Pekan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal