"Itu harus gayung bersambut. Tatanan legislatif dan eksekutif kalau tidak ada komunikasi bagaikan panggang jauh dari api, yang rusak ya Kabupaten Bandung," ucapnya.
Agus kembali menegaskan, ke-25 PK tersebut sudah solid mendukung Anang Susanto menjadi ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung ke depan.
Kandidat ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung nantinya akan memperebutkan 37 suara pada musda, 5 Januari 2020. Ke-37 suara tersebut terdiri dari 31 suara PK, 1 suara DPD Partai Golkar Kabupaten, 1 suara Dewan Pertimbangan Partai Golkar, dan 1 suara organisasi pendiri Partai Golkar (SOKSI, MKGR dan Kosgoro).
Selain itu, 1 suara organisasi yang didirikan (AMPI, Al Hidayah, Satkar Ulama, dan lain-lain), 1 suara ormas sayap Partai Golkar (AMPG dan KPPG) dan 1 suara DPD Partai Golkar Jawa Barat.
Diketahui, KPU Kabupaten Bandung telah menetapkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Dadang Supriatna-Sahrul Gunawan sebagai pemenang Pilkada Kabupaten Bandung 2020 mengalahkan dua pasangan lainnya, yakni Kurnia Agustina-Usman Sayogi dan Yena Ma'soem-Atep Rizal melalui rapat pleno rekapitulasi suara di kantor sejak pukul 09.00 WIB hingga 21.00 WIB, Selasa (15/14/2020).
Ketua KPU Kabupaten Bandung Agus Baroya mengatakan, hasil rekapitulasi dari 31 kecamatan di Kabupaten Bandung itu menunjukkan pasangan Dadang-Sahrul meraih suara terbanyak.
"Rapat pleno terbuka dalam rangka rekapitulasi hasil pemilihan suara tingkat kabupaten dengan ini dinyatakan disahkan," kata Agus di Kantor KPU Kabupaten Bandung.