Jagonya Keok di Pilkada 2020, Golkar Kabupaten Bandung Memanas
"Kemarin yang keringat saja belum kering, betapa sakitnya jagoan kita (pasangan calon kepala daerah kalah). Terus martabat dan kehormatan Golkar sampai dipermalukan. Bukan masalah kalah menangnya, tapi ini dipermalukan dengan angka yang begitu jauh," kata Koordinator Pemenangan Anang Susanto, Agus Samsu Wahid di Bandung, Jumat (25/12/2020).
Menurut Agus, alasan lain 25 PK mendukung Anang Susanto, yakni keinginan agar Anang Susanto menggantikan Dadang M Nasser. Sehingga citra Partai Golkar Kabupaten Bandung dapat dibenahi dan diperbaiki setelah banyak menuai kegagalan dalam misi organisasinya.
"Kenapa Pak Haji Anang yang dipilih? Ini untuk mengobati luka yang tadi karena Pak Haji Anang dipandang bisa mengubah dan memperbaiki martabat partai golkar. Itulah alasannya,” ujarnya.
Menurutnya, alasan tersebut cukup rasional karena Anang Susanto dinilai oleh ke-25 PK cukup piawai dalam memimpin Partai Golkar di Kabupaten Bandung ke depan.
"Pak Anang juga pasti bisa lebih bersinergi dengan bupati terpilih Dadang Supriatna. Apalagi, nanti kalau bupati baru sudah memimpin, kan antara birokrasi dengan legislatif itu bagaikan dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan," katanya.