Jabar Terima Penghargan IAA, Emil: Ini Kerja Keras Pak Aher dan Deddy

Yogi Pasha
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menerima penghargaan IAA 2018 dari Mendagri Tjahyo Kumolo. (Foto: Istimewa)

Penghargaan ini akan memotivasi dirinya. Dia berkomitmen untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik di Jabar, termasuk untuk infrastruktur dan peraturan agar lebih fleksibel. "Kecepatan dan kemerataan (infrastruktur). Saya akan fokus ke KPBU, public private partnership," ujarnya.


Emil yakin melalui skema KPBU, pembangunan infrastruktur seperti bandara dan jalan bisa dilakukan cepat. Skema ini belum banyak dilakukan di Indonesia. "Masih ada kendala peraturan yang saya geregetanlah. Saya akan lobi pemerintah pusat untuk membuat peraturan lebih baik dan fleksibel," tuturnya.

Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo dalam sambutannya mengatakan, untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good government) para kepala daerah harus berani mengambil keputusan. Selain itu juga diminta membangun inovasi dalam berbagai hal, seperti membangun konektifitas dan sinergi antardaerah.

Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah daerah perlu melakukan lima hal. Pertama, menyelesaikan seluruh hambatan perizinan usaha. Kedua, melakukan inventarisasi seluruh proses perizinan yang ada di daerah. Ketiga, mereformasi peraturan perinzinan berkaitan dengan perizinan usaha, pembiayaan, dan sumber daya yang ada di daerah. Keempat, menyederhakan semua proses atau debirokratisasi. Dan terakhir mengidentifikasi kesiapan teknologi.

Tjahyo juga menekankan bahwa pihaknya sedang mendorong daerah untuk mempercepat proses birokrasi pemerintahan. Karena ada sekitar 43.000-an peraturan yang tumpang tindih dan bisa menghambat proses pembangunan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Persib Selangkah Lagi Juara, Ini Pesan Dedi Mulyadi ke Bobotoh

57 tahun lalu

Kemendagri Dorong Pemda Lebih Inovatif Atasi Inflasi hingga Pengangguran

57 tahun lalu

Terungkap! Ada 18 Siswi SMKN 2 Garut Jadi Korban Rambutnya Dipotong Guru BK

57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Santunan Rp50 Juta Disiapkan

57 tahun lalu

Mendagri Ungkap Data Kemiskinan di Papua, Seluruh Wilayahnya di Atas Rerata Nasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal