Jabar Siapkan Transportasi Publik Berbasis Jalan dan Rel di Bandung Raya untuk Dukung Whoosh

Agung Bakti Sarasa
Kereta Cepat Jakarta-Bandung kini dinamai "Whoosh". Whoosh merupakan singkatan dari Waktu Hemat, Operasi Optimal, Sistem Handal. (Foto: Heri Purnomo/MPI)

Untuk pembangunan BRT, ujar Koswara, sudah ada progresnya termasuk konsultannya. "Mungkin progresnya mana saja yang mau dibangun. Di antaranya Depo di Rancanumpang Gedebage, kemudian Alun-alun jadi hub atau stasiun pertemuan beberapa koridor," ucap dia.

Menurut Kadishub Jabar, terdapat empat aspek yang perlu diperhatikan dalam membangun moda transportasi publik. Pertama perencanaan, manajemen, pembiayaan, dan dampak.

"Untuk perencanaan sudah sering dibicarakan, baik dari jaman RK (Ridwan Kamil) sudah bicara aspek perencanaan," kata dia.

Aspek manajemen pengelolaan angkutan publik, ujar A Koswara, Dishub Jabar kekurangan lembaga penyelenggara. "Kami tidak punya BUMD untuk menyelenggarakan angkutan publik secara benar," ujar A Koswara.

Saat ini penyelenggara angkutan publik masih didominasi oleh para penyedia atau operator seperti koperasi atau pengusaha swasta.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Asyik! KCIC Bakal Tambah Wifi di Kereta Cepat Whoosh

57 tahun lalu

Viral Tarif Kereta Cepat Whoosh Rp300.000-Rp600.000, Begini Kata KCIC

57 tahun lalu

KA Feeder Kereta Cepat Whoosh Angkut 5.473 Penumpang, Okupansi Masih Rendah 25 Persen

57 tahun lalu

Pendaftaran Uji Coba Kereta Cepat Whoosh Periode 11-16 Oktober Telah Dibuka, Ini Linknya

57 tahun lalu

Mau Dapat Tiket Uji Coba Kereta Cepat Whoosh? Ini Tips dari KCIC

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal