Selain itu dia juga menegaskan, bahwa tidak memiliki hubungan keluarga dengan Taufik. Keduanya hanya pernah bekerja bersama dan hingga kini pelaku masih menganggapnya sebagai sosok yang dituakan.
"Tahun 2023-2024 pernah satu pekerjaan. Kebetulan saya kan paling tua, jadi yang dituakan. Anak-anak kalau ada apa-apa telepon ke saya, termasuk si Opik juga," katanya.
Berkat komunikasi dan pendekatan persuasif tersebut, Taufik akhirnya menyerahkan diri tanpa perlawanan dan proses hukum dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.