Setelah berpikir cukup lama, Taufik akhirnya memutuskan mengikuti saran tersebut dan memilih menyerahkan diri kepada aparat kepolisian.
"Dia mikir lama. Sampai pada akhirnya kemarin, ya sudah Pak, saya ikut Bapak aja. Mau menyerahkan diri," katanya.
Mendengar keputusan tersebut, Dadang segera berkoordinasi dengan seorang anggota kepolisian bernama Hendy untuk menyiapkan proses penyerahan diri. Namun, upaya itu tidak mudah karena Taufik kerap berganti nomor telepon saat berkomunikasi.
"Saya telepon Pak Hendy. Saya koordinasi dengan Pak Hendy, cuma masih bikin strategi gimana caranya dia benar-benar menyerahkan diri. Karena setiap telepon itu ganti-ganti nomor," ucapnya.
Dadang dan polisi kemudian menyusun skenario agar Taufik datang ke rumahnya terlebih dahulu. Polisi diminta tidak tampil mencolok agar pelaku tidak kembali melarikan diri.