Ini Respons Mahfud MD soal Dugaan Kekerasan di Ponpes Gontor: Proses Hukum

Agus Warsudi
Menko Polhukam Mahfud MD. (Foto: Istimewa)

Lebih lanjut Siti mengatakan, pihaknya belum melakukan visum terhadap jenazah serta belum melapor ke polisi atas dugaan penganiayaan ini. "Belum lapor polisi, karena menyangkut lembaga besar pak, saya mohon bapak bantu kami," kata dia.

Dari keterangan keluarga korban, saat dimakamkan, harus mengganti dua kali kain kafan lantaran masih keluar darah. "Saat dimakamkan kafannya banyak darah, kepalanya ada darah,  harus ganti kafan dua kali," kata salah seorang kerabat Soimah di lokasi. 

Hotman Paris meminta Kapolda Jawa Timur, Irjen Nico Afinta untuk mengusut kematian yang diduga karena dianiaya.

"Mohon segera dilakukan penyelidikan atas meninggalnya anak Ibu Soimah. Saya melihat fotonya meninggalnya sangat mengerikan. Diduga penganiayan," kata Hotman.

"Mohon Pak Kapolda Jawa Timur menyelidiki soal meninggalnya anak Bu Soimah ini, diduga ada penganiayaan," katanya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Santri Ponpes Gontor Tewas Dianiaya, Polisi Sita Barang Bukti Pentungan hingga Becak

57 tahun lalu

Besok Tim Forensik Mabes Polri Autopsi Jenazah Albar Mahdi, Santri yang Tewas di Gontor

57 tahun lalu

Kasus Penganiayaan Santri Gontor hingga Tewas, Kemenag Jatim Tak Cabut Izin Pesantren 

57 tahun lalu

Respons Tewasnya Santri Gontor, Kemenag Siapkan Aturan Pencegahan Kekerasan di Pesantren

57 tahun lalu

Tim Forensik RS Bhayangkara Sumsel Siap Autopsi Jenazah Santri Gontor yang Tewas Dianiaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal