Ini Penjelasan Badan Geologi soal Semburan Api di Rest Area Km 86 B Tol Cipali Subang

iNews.id
Api masih menyebur di resta area Km 86 B Tol Cipali Subang. (FOTO: Humas Polda Jabar)

Penelitian juga harus dilakukan untuk memastikan jenis gas yang menyembur di lokasi tersebut. Jika kondisi telah memungkinkan, tim akan mengambil sampel gas untuk mengetahui jenisnya, apakah biogenic atau thermogenic.

Sementara itu, Fungsional Penyelidik Bumi PATGTL Wahyudin mengatakan, dari sisi air tanah dan geologi lingkungan, tim menyelidiki pengaturan pengambilan air tanah melalui sumur bor. 

Informasi awal, kedalaman sumur bor di rest area Km 86 B Tol Cipali, 100 meter dan telah berizin pada 2020.

“Tapi izin air tanahnya sudah kedaluwarsa. Berdasar informasi lapangan karena debit air kurang dari pengelola mengganti pompa baru dan menambah 5 Pka. Pada 15 April saat memasang pompa baru, sudah ada semburan air berbau belerang," kata Wahyudin. 

Wahyudin menyatakan, air tanah di Jabar utara banyak dijumpai industri yang memakai air tanah. “Ke depan jadi masukan untuk Badan Geologi melokalisir wilayah yang kemungkinan ada semburan gas untuk memberi perizinan air tanah ke depannya,” ujar dia.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Semburan Api di Rest Area Km 86 B Tol Cipali Dipastikan Bukan dari Pipa Pertamina

57 tahun lalu

Fenomena Semburan Api di Rest Area Tol Cipali, Ini Penjelasan Badan Geologi

57 tahun lalu

Pedagang Rugi Jutaan Rupiah akibat Semburan Api di Rest Area Km 86 B Tol Cipali Subang

57 tahun lalu

Semburan Api di Rest Area Km 86 B Tol Cipali Belum Padam, Polisi Siaga di Lokasi Kejadian

57 tahun lalu

Pertamina Angkat Bicara, Api di Rest Area Cipali Bukan dari Pipa Miliknya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal