Akibatnya sangat fatal, dua penumpang minibus tewas di lokasi kejadian dan empat orang lainnya mengalami luka-luka. Kedua korban tewas yaitu Isti Setyawati(40), warga Cikarang Utara, Bekasi dan Sutarsih (45) warga Telukjambe Timur, Karawang.
Seluruh korban, baik yang tewas maupun luka-luka kemudian dievakuasi ke RSUD Subang. Dua jenazah dibawa ke ruang jenazah, sedangkan korban luka dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Subang. Dua dari empat korban luka masih balita, berusia empat tahun.
Kepala Ruang Jenazah RSUD Subang Ayep Miptahudin mengatakan, kedua korban tewas mengalami patah tulang leher, tangan, dan kaki. Darah segar keluar dari mulut, hidung, dan telinga. Kondisi tersebut dialami korban akibat benturan sangat keras.
"Saat tiba di RSUD, kedua korban sudah meninggal akibat bagian leher patah, mengeluarkan darah dari mulut, hidung, dan telinga. Kaki dan tangan juga patah. Diduga kedua korban mengalami benturan yang sangat keras saat tabrakan antara minibus dan bus Primajasa terjadi," kata Kepala Ruang Jenazah RSUD Subang.
Sementara itu, kedua kendaraan dievakuasi ke pos derek Tol Cipali. Kasus kecelakaan maut ini ditangani oleh Unit Laka Satlantas Polres Subang. Namun pihak kepolisian belum memberikan keterangan terkait kasus kecelakaan maut tersebut.