Ini Hasil Gelar Perkara Bocah SD Tewas Diduga akibat Dikeroyok Kakak Kelas di Sukabumi

Agus Warsudi
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo. (Foto: Humas Polda Jabar)

Karena RS Primaya tidak menerima korban kekerasan, akhirnya MHD dipindah ke RS Hermina. Sempat kritis selama tiga hari, akhirnya MHD meninggal pada Sabtu (20/5/2023).

Informasi MHD tewas diduga akibat dikeroyok disampaikan HY, kakek korban, kepada polisi. Polsek Sukaraja dan Polres Sukabumi Kota pun menindaklanjuti informasi itu.

Penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sukabumi Kota memeriksa 15 saksi. Mereka terdiri atas, enam saksi teman atau kakak kelas korban, empat keluarga, tiga guru, dan  dua dari rumah sakit.

Berdasarkan hasil visum et repertum di RS Hermina Sukabumi, korban mengalami luka dalam sangat parah, pecah pembuluh darah, dada retak, dan tulang punggung retak.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Gelar Perkara Kasus Bocah SD Tewas Dikeroyok Kakak Kelas di Sukabumi 

57 tahun lalu

Kawal Kasus Bocah SD Tewas Dikeroyok di Sukabumi, Kemen PPPA: Usut Tuntas 

57 tahun lalu

Polisi Periksa 15 Saksi terkait Kasus Bocah SD Tewas Dikeroyok Kakak Kelas di Sukabumi

57 tahun lalu

Kasus Bocah SD Tewas Dikeroyok 3 Kakak Kelasnya, Begini Sikap Disdik Sukabumi

57 tahun lalu

Kasus Bocah SD di Sukabumi Tewas Dikeroyok Kakak Kelas, 4 Siswa Dipanggil Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal