Ini Hasil Gelar Perkara Bocah SD Tewas Diduga akibat Dikeroyok Kakak Kelas di Sukabumi

Agus Warsudi
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo. (Foto: Humas Polda Jabar)

Kabid Humas Polda Jabar menuturkan, terkait luka dalam di tubuh korban, polisi melakukan visum forensik. Saat ini polisi masih menunggu hasilnya. "Hasil visum forensik kompetensi kedokteran, sehingga kami tunggu dari Kapolres," tutur dia.

Sebab, visum dari rumah sakit, kata Kombes Pol Ibrahim Tompo belum dapat menyimpulkan terkait penyebab kematian korban. Yang pasti dugaan kasus bullying dan pengeroykan terhadap korban MHD terus didalami. 

"(dugaan bullying dan pengeroyoka) didalami. Kami berusaha objektif," ucap Kombes Pol Ibrahim Tompo.

Diketahui, MHD (10), bocah SD di Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, meninggal pada Sabtu (20/5/2023). Kepada dokter yang memeriksa dan disampaikan ke keluarga, MHD mengaku dikeroyok kakak kelasnya pada Senin dan Selasa (15-16/5/2023).

Korban dibawa ke RS Primaya Sukabumi pada Selasa (16/5/2023) sepulang dari sekolah. Pada Rabu (17/5/2023), korban MHD sempat kejang-kejang dan sulit berbicara. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Gelar Perkara Kasus Bocah SD Tewas Dikeroyok Kakak Kelas di Sukabumi 

57 tahun lalu

Kawal Kasus Bocah SD Tewas Dikeroyok di Sukabumi, Kemen PPPA: Usut Tuntas 

57 tahun lalu

Polisi Periksa 15 Saksi terkait Kasus Bocah SD Tewas Dikeroyok Kakak Kelas di Sukabumi

57 tahun lalu

Kasus Bocah SD Tewas Dikeroyok 3 Kakak Kelasnya, Begini Sikap Disdik Sukabumi

57 tahun lalu

Kasus Bocah SD di Sukabumi Tewas Dikeroyok Kakak Kelas, 4 Siswa Dipanggil Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal