Ini 5 Tuntutan Pengunjuk Rasa di Al Zaytun, Poin Pertama: Usut Tuntas Ajaran Sesat

Toiskandar
Andrian Supendi
Massa FIM terlibat aksi saling dorong polisi yang berjaga di Ponpes Al Zaytun. (FOTO: TOISKANDAR)

"Jadi kemarin juga belum ada seminggu, kami rapat gabungan dari Kodam Siliwangi, Polda Jabar, dari Pemda (Pemprov Jabar), MUI dan Kemenag Jabar. Simpulannya mau membentuk tim khusus," kata Sekretaris MUI Jabar.

Rencananya, ujar Rafani Achyar, tim itu bakal mengusut kurikulum pendidikan, paham agama, dugaan tindak kriminal berupa pelecahan seksual, dan penelusuran terhadap aset operasional pesantren. 

Rafani menyatakan, telah ada indikasi kesesatan yang diduga diajarkan di pesantren itu seperti menganggap Indonesia adalah tanah suci, seperti Makkah.

Selain membentuk tim khusus, ujar dia, MUI Jabar juga sudah memberi rekomendasi kepada Gubernur Jabar Ridwan Kamil untuk menegur Ponpes Al Zaytun agar tak mengeluarkan pernyataan kontroversial karena dikhawatirkan bakal menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

"Harus diteliti ada penyimpangan pelaksanaan kurikulum atau enggak. Nah itu kan ranahnya Kemenag. Terus mengangkut paham agama, penyimpangan paham agama, itu MUI," ujar Rafani Achyar.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ponpes Al Zaytun Indramayu Didemo Massa, Aksi Diwarnai Saling Dorong dengan Polisi 

57 tahun lalu

Polda Jabar Kerahkan 6 SSK Pasukan Amankan Unjuk Rasa Besar-Besaran di Ponpes Al Zaytun

57 tahun lalu

Rencana Demo Besar-besaran, Ponpes Al Zaytun Indramayu Dijaga Ketat Ratusan Polisi

57 tahun lalu

Heboh Ponpes Al Zaytun, Partai Perindo: Segera Disikapi agar Tak Timbulkan Keresahan

57 tahun lalu

MUI Bentuk Tim Gabungan Tangani Viral Salam Yahudi di Ponpes Al Zaytun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal