Indonesia Rawan Penularan Flu Burung Varian Baru, Daerah Diminta Waspada

Agung Bakti Sarasa
Menkes Budi Gunadi Sadikin. (FOTO: ANTARA)


Kepada masyarakat peternak, Arifin mengimbau untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat seperti menggunakan masker saat menangani unggas hidup atau mati. Setelahnya, mencuci tangan dan kaki dengan air dan sabun. 

Langkah ketujuh, pengadaan anak ayam atau DOC (Day Old Chick) diimbau berasal dari kompartemen breeding Farm yang telah memiliki sertifikat bebas flu burung. 

Kedelapan, berkoordinasi dengan dinas kesehatan kabupaten/kota jika ditemukan masyarakat yang mengalami gejala mirip flu di sekitar tempat kejadian kasus yang diduga AI. 

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner DKPP Jabar, drh. Supriyanto mengatakan, pengendalian petugas dan peternak untuk antisipasi flu burung, masih dilakukan seperti dalam Surat Edaran Kewaspadaan AI dari Kepala DKPP Jabar. 

Pihaknya pun bersyukur H5N1 varian 2.3.4.4b belum dan jangan sampai muncul di Indonesia. 

"Vaksin khusus H5N1 clade 2.3.4.4b belum ada di Indonesia," ucapnya.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

DKPP Jabar Minta Peternak Unggas Waspada Flu Burung

57 tahun lalu

Cegah Penyebaran Antraks, Pemprov Jateng Siapkan 25.000 Dosis Vaksin untuk Ternak

57 tahun lalu

Flu Burung Mengancam, Pengawasan Unggas Luar Daerah Masuk Cimahi Diperketat

57 tahun lalu

Heboh Kabar 200 Bebek Peking Positif Flu Burung di Hulu Sungai Utara, Ini Faktanya

57 tahun lalu

Kasus Flu Burung di Cimahi Bertambah, Total 54 Ekor Mati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal