Imbas Perang Rusia-Ukraina, Kapal Dagang Asing Banyak Berlabuh di Indonesia

Arif Budianto
Aktivitas di terminal peti kemas, tampak kapal dagang berukuran besar tengah bersandar. (Foto istimewa)

“Layanan direct call merupakan peluang bagi peningkatan perdagangan barang dan jasa serta mendukung peningkatan ekonomi Indonesia terutama dibidang ekspor dan impor. Kami selaku operator terminal akan terus melakukan inisiatif strategis dengan menggandeng shipping company untuk membuka rute-rute baru,” ujar David Sirait. 

Kapal MV Meratus Sorong dengan LOA 153 meter dan draught 9,5 meter ini akan membawa 415 TEUs petikemas yang dimuat di Terminal 3 IPC TPK, Tanjung Priok. Adapun total kapasitas penuh dari kapal ini sebanyak 1.272 TEUs petikemas.  

Sementara itu, IPC Terminal Peti Kemas (TPK) optimistis mampu mencatat laba hingga Rp2,6 triliun pada tahun ini, seiring membaiknya kinerja ekspor impor Indonesia. Target pendapatan ini tercatat terus naik, setelah sebelumnya sempat terkoreksi pada awal pandemi. 

Direktur Utama IPC TPK Wahyu Hardiyanto mengatakan, menjalani tahun 2022, IPC TPK menargetkan kinerja IPC TPK semakin tinggi. Target ini meliputi dan tidak terbatas pada throughput petikemas 2,8 juta TEUs, tapi juga pendapatan sebesar Rp2,6 triliun dengan EBITDA Rp236,7 miliar. 

"Dengan transformasi terminal, kami mampu mengintegrasikan peralatan dengan baik di tengah pandemi Covid-19 dan IPC TPK berhasil meningkatkan pelayanan operasi terminal. Pelayanan terminal di tahun 2021 meningkat 5,4 persen dari 2020 dengan kinerja operasi sebesar 2,72 Juta TEUs setelah sebelumnya 2,58 Juta TEUs pada tahun 2020," kata Wahyu pada media gathering IPC Terminal Peti Kemas di Bandung. 

Membaiknya kinerja IPC TPK, menunjukkan kinerja operasi mengalami peningkatan seiring dengan pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19. Kinerja ekspor dan impor Indonesia juga terus membaik dengan baiknya volume peti kemas.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Imbas Perang Rusia-Ukraina, Dunia Hadapi Ancaman Krisis Pangan

57 tahun lalu

Dharma Satya Nusantara (DSNG) Tak Terdampak Sentimen Perang Rusia-Ukraina

57 tahun lalu

Berbicara via Telepon dengan Menlu Retno, Ini Pesan Menlu China soal Perang Rusia-Ukraina

57 tahun lalu

Joe Biden dan Para Pemimpin NATO Bakal Bertemu di Brussels, Bahas Perang Rusia-Ukraina

57 tahun lalu

Perang Rusia-Ukraina Ancam Dunia Hadapi Krisis Pangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal