Imbas Klaster Secapa AD, Pemprov Jabar Pertimbangkan Kembali Kegiatan di Pesantren

Antara
Santri di Pondok Pesantren Shobarul Yaqien, Majalengka diperiksa petugas, Sabtu (20/6/2020). (Foto: iNews/Mohamad Zeni Johadi)

Terkait awal mula penyebaran wabah, ia mengatakan masih menyelidiki secara epidemiologis penyebab klaster baru tersebut, namun penyelidikan tersebut membutuhkan waktu tidak sebentar.

"Kita kan gak tahu aktivitas dari masing-masing peserta didik, kan di situ tuh banyak sekali peserta didiknya di atas 1.000 orang dan tentunya kita harus menanyakan satu-satu dan ini perlu waktu," kata dia.

Selain sektor pendidikan, menurutnya, adanya klaster baru itu juga akan berpengaruh ke sektor lainnya yang juga akan turut dipertimbangkan pelonggaran nya. Sektor lain itu, seperti tempat hiburan, tempat wisata, dan sektor lainnya yang masih ditutup saat fase adaptasi kebiasaan baru (AKB) ini.

"Jadi dengan timbulnya perkembangan baru ini, saya rasa juga itu akan termasuk ke dalam pertimbangan-pertimbangan yang akan diambil oleh ketua gugus tugas, semuanya akan dievaluasi," katanya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
9 hari lalu

1.000 Lebih ASN di Jabar Diduga Terlibat Judi Online, Transaksi Tembus Rp10 Miliar

29 hari lalu

Kisruh SPMB Jabar, Sekolah Swasta Tolak Skema Bantuan Rp100.000 ke Siswa

31 hari lalu

Kisruh SPMB Jabar, Sekolah Swasta Gratis Kini Diserbu Calon Siswa dan Orang Tua

2 bulan lalu

Bonus Rp1 Miliar Cair! Persib Sebut Hadiah Pemprov Jabar Jadi Pelepas Dahaga

2 bulan lalu

Pemprov Jabar Matangkan Konvoi Persib Juara, Wagub: Jangan Ada Kerusuhan Lagi!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal