Imbas Disrupsi Teknologi Perbankan Kantor Cabang Banyak Tutup, Nasib Karyawan?

Arif Budianto
Karyawan bank terancam PHK massal sebagai imbas disrupsi teknologi. (Foto: Ilustrasi)

BANDUNG, iNews.id - Perbankan dikhawatirkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal menyusul terjadinya disrupsi teknologi yang mengakibatkan banyaknya penutupan kantor cabang. Perbankan diminta membuat skema bagi karyawannya agar terhindar dari upaya PHK. 

Menurut praktisi perbankan yang juga penggagas Asosiasi Bankir Indonesia (ABI) Wira Satria, masuknya era digitalisasi apalagi setelah adanya pandemi Covid-19, semua industri berlomba melakukan digitalisasi. Tak terkecuali perbankan yang beberapa saat lalu sempat terancam dengan kehadiran fintech.

"Salah satu langkah efisien yang diambil oleh bank adalah dengan menutup cabang yang dianggap sudah tidak diperlukan lagi pada suatu wilayah, bahkan tutupnya kantor cabang ini akan semakin bertambah ke depannya," kata dia dalam keterangan persnya. 

Jumlah kantor cabang bank terus berkurang setiap tahun. Berdasarkan data Statistik Perbankan Indonesia (SPI) periode Februari 2022 jumlah kantor bank sebanyak 28.530 unit dari 107 bank. Untuk jumlah kantor ini menyusut 2.597 unit sejak 2019 yang mencapai 31.127 unit dari 110 bank. 

Wira yang juga sebagai Penasihat Investasi Pemerintahan Provinsi Jawa Barat (PIPP) menuturkan, sebaiknya perbankan di Indonesia segera melakukan berbagai langkah antisipasi guna mencegah terjadinya peningkatan PHK pegawai dan pengangguran melonjak. 

"Hindari terjadinya PHK yang mendadak kepada karyawan dan tidak beralasan bahkan tidak sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Sebaiknya jika ingin mengambil strategi penutupan cabang maka juga sudah harus menghitung komponen biaya pensiun dini untuk karyawan yang terkena imbas penutupan cabang. Atau disiapkan biaya pelatihan guna memberikan skill tambahan yang sekiranya berguna untuk posisi baru," ujarnya. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

OJK: Tren Positif Industri Perbankan dan Pasar Modal Indonesia Terus Meningkat

57 tahun lalu

Polda Kaltara Tetapkan 6 Tersangka Korupsi Kredit Fiktif, Kerugian Negara Rp208 Miliar

57 tahun lalu

Gelombang PHK Tembus 44.433 Pekerja, Jabar Penyumbang Terbanyak

57 tahun lalu

Stok BBM Makin Langka, Ancaman PHK Massal Hantui Pekerja SPBU Shell

57 tahun lalu

Pekerja Wisata Jabar Ancam Demo sampai Istana Presiden, Tuntut Larangan Study Tour Dicabut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal