"Nanti akan diketahui apa yang salah dalam insidem ini, apalah faktor teknis atau kesalahan manusia," ujar Edi Nursalam.
Kemenhub, tutur Edi Nursalam, menyiapkan persyaratan kerja agar peristiwa serupa tidak terjadi lagi. Dalam pengerjaan proyek itu, keselamatan dan kesehatan kerja harus dijaga.
"Kami masih investigasi terkait K3 ini, siapa yang salah. Apakah kendala mesin atau kesalahan manusia. Tapi ke kontraktor, kami akan melakukan penegoran (teguran)," tuturnya.
Saat ini, kata Edi Nursalam, masih dilakukan evakuasi kereta dengan cara di potong-potong dan di bongkar (preteli) menjadi bagian kecil karema memang komponennya berat. Proyek KCJB ini juga akan tetap berlanjut meskipun ada insiden kecelakaan kerja ini.
"Pekerjaan terus lanjut, kita masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, dan ini hanya sekitar 7 KM saja yang kejadian di sini," ucap Edi Nursalam.