Hari Buruh, Pekerja di Sukabumi Tuntut 6 Poin di Antaranya soal Perlindungan

Dharmawan Hadi
Buruh dari Serikat Pekerja Tekstil Sandang dan Kulit-Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SP TSK SPSI) saat unjuk rasa meminta kenaikan UMK di Sukabumi. (Foto: Istimewa)

Dengan begitu, SP TSK SPSI Kabupaten Sukabumi menyampaikan pernyataan sikap, pertama meminta pemda untuk meningkatkan peran dan kinerjanya terhadap perlindungan dan peningkatan kesejahteraan buruh di Kabupaten Sukabumi. Khususnya masih kurangnya dukungan pemerintah terhadap peningkatan skill atau keterampilan angkatan kerja dan juga minimnya pembinaan dan pelatihan buruh. Dengan kata lain karena sampai saat ini peran dan kinerja pemerintah daerah sangat lemah atau sangat minim.

"Selanjutnya, kami meminta lembaga pengawas ketenagakerjaan dan instansi terkait dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sukabumi untuk melaksanakan tugas pengawasan dengan baik. Lakukan penindakan terhadap perusahaan yang melanggar dan tidak membiarkan pelanggaran ketenagakerjaan terus bermunculan yang pada muaranya bisa berdampak pada terganggunya kondusifitas di Kabupaten Sukabumi," ujar dia.

Pihaknya juga meminta pemerintah daerah untuk mencari jalan keluar terkait jomplangnya angkatan kerja laki-laki yang diserap di dunia kerja atau perusahaan yang ada di Kabupaten Sukabumi.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Peringati May Day, Ribuan Buruh Purwakarta Unjuk Rasa di Jakarta

57 tahun lalu

Peringatan May Day 2025, Ratusan Buruh Bandung Raya Berangkat Aksi ke Jakarta

57 tahun lalu

Demo Hari Buruh di Makassar, 5 Orang Diduga Provokator Diamankan Polisi

57 tahun lalu

Peringatan May Day, Ratusan Buruh Demo di Kantor Gubernur Jateng

57 tahun lalu

May Day 2023, Ribuan Buruh Jabar ke Jakarta Tuntut Pemerintah Cabut Perppu Cipta Kerja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal