Harga Telur Melonjak, Peternak di KBB Mengaku Tak Untung karena Pakan Mahal

Adi Haryanto
Peternak ayam petelur di KBB berharap ada solusi dari pemerintah untuk mengatasi mahalnya harha pakan ayam sehingga berimbas naiknya harga jual telur di pasaran, Kamis (25/8/2022). (Foto: iNews.id/Adi Haryanto)


Sehari dirinya harus membeli pakan sekitar satu karung yang berisi 50 kilogram untuk 400 ekor ayam. Dari ratusan ekor ayam tersebut, telur yang dihasilkan hanya sekitar 15 kilo setiap harinya. Sebab yang aktif bertelur setiap hari dari populasi ayamnya hanya sekitar 80 persen. 

Dirinya sebenarnya tidak mau menaikkan harga jual, tapi lama ke lamaan malah merugi. Bahkan dia pun terpaksa harus menjual sekitar 200 ekor ayamnya agar biaya operasionalnya tidak terlalu membengkak dikarenakan pakan ayam yang mahal. 

"Ya dari pada terus rugi, terpaksa harga dinaikan. Tapi naiknya harga telur juga tidak membuat peternak untung karena dipakai lagi untuk beli pakan," ucapnya sambil berharap pemerintah memberikan solusi atas mahalnya harga pakan. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Harga Telur Naik, Wapres: Pemerintah Siapkan Bansos dan Operasi Pasar

57 tahun lalu

Harga Cabai di Gunungkidul Meroket, Telur Menggelinding Turun

57 tahun lalu

Mendag Cek Bahan Pokok di Pasar Karanganyar, Kaget dengan Harga Telur dan Cabai

57 tahun lalu

Harga Telur Ayam di Purwakarta Masih Mahal meski Idul Adha Telah Lewat, Segini Besarannya

57 tahun lalu

UGM Kembangkan Pusat Pelatihan Kandang Bebas Sangkar Ayam Petelur Pertama di Asia Tenggara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal