Sementara itu, Kepala Shitf SPBU Jalan Riau Kota Bandung Apriyadi Cahya mengatakan, kenaikan harga hanya terjadi pada BBM jenis Pertamax Ron 92.
Sedangkan harga BBM Pertalite dan Pertamax Turbo masih normal. "Masyarakat mengeluh dikarenakan stok Pertalite terbatas," kata Kepala Shift SPBU Jalan Riau Kota Bandung.
Kondisi serupa terjadi di Kota Cimahi. Di kota tetangga ini pun terjadi antrean masyarakat untuk mendapatkan BBM jenis Pertalite. Seperti terlihat di SPBU 34.405.24 Sangkuriang, Kota Cimahi.
Puluhan pengendara motor dan mobil antre mengisi BBM jenis Pertalite. Saat tahu Pertalite habis, mereka terpaksa harus memutar balik kendaraan. Namun sebagian ada yang terpaksa beralih mengisi kendaraan dengan BBM Pertamax.
"Kondisi ini terjadi karena kenaikan harga Pertamax dan pengurangan kuota pasokan BBM subsidi jenis Pertalite di setiap spbu sejak awal 2022. INi berdampak pula terhadap menurunnya omzet SPBU hingga 90 persen dari biasanya," kata Pengawas SPBU Sangkuriang Dimay Mardian.