Gugus Tugas Karawang Keluhkan Perusahaan Tak Koordinasi saat Ada Kasus Covid-19

Antara
Ilustrasi virus corona (Antara)

"Ini berbahaya. Karyawan yang positif datang sendiri ke rumah sakit tanpa protokol. Itu bisa menularkan ke yang lain. Lalu persiapan bed juga tidak ada, karena tiba-tiba datang dengan menunjukkan hasil swab mandiri," kata Fitra.

Atas hal tersebut, dia menyampaikan jika perusahaan memiliki kemampuan untuk medical check up, maka diwajibkan untuk berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan atau minimal Puskesmas.

"Koordinasi seperti itu harus dilakukan untuk meminimalisasi adanya penularan yang terjadi setelah ada yang diketahui positif," katanya.

Catatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Karawang terjadi penambahan kasus 41 orang pada Selasa (29/9). Hal itu menjadi jumlah terbanyak penambahan pasien, sejak kasus pertama Covid-19 di Karawang terdeteksi.

Jumlah kumulatif kasus positif Covid-19 di Karawang saat ini mencapai 725 orang. Terdiri atas 215 orang yang masih dirawat, 487 orang dinyatakan sembuh dan 23 orang meninggal dunia.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Heboh! Ribuan Ikan Mati Mengambang di Irigasi Karawang, Ada Apa?

57 tahun lalu

Penampakan Si Jalu, Sapi Kurban Presiden Prabowo Berbobot 1,2 Ton di Karawang Bikin Heboh

57 tahun lalu

Dijanjikan Bisa Kerja di Perusahaan, Warga Karawang malah Tertipu Rp5 Juta

57 tahun lalu

Kesal Banjir Terus Berulang, Warga Perumahan di Karawang Segel Kantor Developer

57 tahun lalu

800 Bobotoh Karawang Naik 15 Bus Menuju GBLA, Siap Saksikan Persib Juara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal