Puluhan rumah yang rusak tersebut, ungkap dia terletak di wilayah rawan bencana dan masyarakat sekitar sudah mengetahui, namun selama ini mereka memiliki kehidupan ekonomi di wilayah tersebut dan menolak untuk direlokasi.
Kapolres Cianjur, AKBP Soliyah mengatakan pihaknya telah memerintahkan jajaran untuk melakukan pendataan yang sama di wilayahnya masing-masing, serta mengimbau warga untuk tetap waspada bencana.
"Kami juga mengimbau jajaran yang terletak di wilayah pesisir selatan untuk mengimbau warga lebih waspada dan segera mengungsi ketika melihat tanda-tanda alam serta mengunakan jalur evakuasi ketika terjadi tsunami," katanya.
Hingga saat ini, polres masih menunggu laporan lengkap dari masing-masing jajaran terkait kerusakan akibat gempa Banten yang terasa cukup kencang dan lama di Cianjur.