Salma, siswa SMKN 1 mengatakan, awalnya takut disuntik karena ada informasi bohong atau hoaks yang beredar menyebutkan ada efek samping. "Setelah disuntik ternyata tidak ada sama sekali. Sekarang, setelah divaksin, saya dan teman-teman siap belajar tatap muka di sekolah," kata Salma.
Sementara itu, Komandan (Dandim) 0617/Majalengka Letkol Inf Andik Siswanto mengatakan, kegiatan vaksinasi ini bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat termasuk pelajar.
"Ini bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat termasuk pelajar. Kami mengimbau semua pelajar di Majalengka yang akan disuntik vaksin harus sarapan di rumah," kata Dandim 0617/Majalengka.