Gegara Pandemi, Kasus Stunting di Cimahi Naik Jadi 3.520 Balita

Adi Haryanto
MNC Peduli menggelar pemeriksaan gizi anak di Desa Pantai Baik, Muara Gembong, Bekasi. (Foto: MNC Peduli)

CIMAHI, iNews.id - Kasus stunting di Kota Cimahi pada 2020 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi itu disebabkan munculnya pandemi Covid-19 yang berkepanjangan sepanjang tahun lalu. 

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Cimahi, balita yang mengalami stunting sepanjang tahun 2020 ada 3.520 orang atau 10,89 persen dari total 32.327 orang.

Angka tersebut naik dibandingkan dengan tahun 2019 yang hanya 9,07 persen. Kasus ini terjadi dimana anak mengalami kondisi fisik yang lebih pendek dari balita lain yang seumur dengannya.

"Jika dibanding tahun 2019, angka stunting tahun 2020 naik. Mungkin salah satu faktornya, muncul pandemi Covid-19," ucap Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi, Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Indah Gilang Indira, Senin (22/3/2021).

Selama pandemi Covid-19 proses validasi balita stunting oleh petugas Puskesmas tidak optimal. Itu disebabkan kunjungan ke rumah dibatasi, sehingga pemantauan dan asistensi ke orang tua menjadi terkendala. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Stunting di Kota Bandung Banyak Terjadi di Kawasan Padat Penduduk

57 tahun lalu

Kejari Geledah Kantor Disnaker Cimahi, Usut Dugaan Korupsi Program Pelatihan

57 tahun lalu

Korupsi Dana Bantuan Covid-19 di Karawang Rp1,99 Miliar, 7 Orang Jadi Tersangka

57 tahun lalu

Demo Mahasiswa di Cimahi, Protes Tunjangan DPR dan Kekejaman Polisi Terhadap Affan

57 tahun lalu

Jenazah Acil Bimbo Dimakamkan di Cimahi, Dunia Musik Tanah Air Berduka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal