CIMAHI, iNews.id - Dinas Pendidikan Kota Cimah, Dinas Kesehatan, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Cimahi, dan Kantor Cabang Dinas (KCD) 7, melakukan evaluasi persiapan pembelajaran tatap muka (PTM). Dalam evaluasi ditemukan kasus penularan Covid-19 selama simulasi, sehingga PTM ditiadakan.
Evaluasi dilakukan sebagai dasar pertimbangan dilakukannya PTM bagi sekolah tingkat SMA/SMK, SLB serta sekolah yang ada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag).
"Hasil kesepakatan bersama, diputuskan bahwa simulasi PTM bagi sekolah jenjang SMA/SMK dan SLB serta sekolah di bawah Kementerian Agama di Cimahi tidak dilakukan," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi Harjono, Senin (31/5/2021).
Dia mengatakan, alasan tidak dilakukannya simulasi PTM bagi jenjang tersebut lantaran ditemukannya kasus positif Covid-19 pada anak usia 0-19 tahun. Hal tersebut berdasarkan laporan dari Dinkes bahwa selama pekan lalu ada ada 19 anak positif Covid-19.
"Dari jumlah itu, satu di antaranya adalah anak siswa SMK. Setelah dilakukan tracing ternyata ada beberapa anak teman bermainnya yang jadi kontak erat sehingga harus dilakukan swab test," ujarnya.