Adapun tingkat hunian di rumah sakit, dikatakan Sekda, masih di angka 37 persen, itu dibarengi dengan peningkatan kapasitas di dua rumah sakit yakni RSD Gunung Jati dan RS Ciremai.
"Teman-teman yang gejalanya ringan kita dorong untuk bisa melakukan isolasi mandiri di rumah, karena itu menjadi bagian pertimbangan penilaian assessment, Insya Allah fatalitasnya rendah kecuali memang yang lansia dan komorbid, apalagi yang belum vaksin," ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Cirebon, Eti Herawati mengaku sedih Kota Cirebon berstatus PPKM Level 4.
"Nangis kita ya Pak, di Indonesia salah satunya adalah Kota Cirebon," katanya.
Eti mengajak semua pihak mengupayakan agar leveling ini tidak berlangsung lama. "Kita ini kota perlintasan, sebagai daerah penyanggah, banyak pendatang dan kunjungan ke Kota Cirebon," ucapnya.
Eti yakin warganya menerapkan protokol kesehatan dengan maksimal, terlebih upaya pejabat di tingkat bawah mulai dari kelurahan hingga kecamatan semuanya siap sedia dalam menekan angka Covid-19.
"Kita semua 24 jam sesuai arahan Pak Wali kota dan Pak Sekda melakukan edukasi ke warga terkait prokes, vaksinasi terus, booster terus," ujarnya.
Kota lain yang masuk PPKM Level 4 adalah Kota Magelang, Kota Tegal dan Kota Madiun.