Apalagi, mantan Gubernur Jawa Tengah itu menyempatkan diri untuk berziarah ke makam orang tuanya, pendiri Ponpes Al-Quran Cijantung.
“Orang tua kami, pendiri Pondok Pesantren Al-Quran ini pada 1935. Ziarah, silahturahmi, kedatangan utamanya, tidak ada maksud lain memang begitu maksud beliau (Ganjar Pranowo),” kata KH O Nur Muhammad.
Dia berharap silaturahmi antara keluarga besar Ponpes Al-Quran Cijantung bisa terus berjalan “Alhamdulillah mudah-mudahan jalinan silaturahim ini akan berkelanjutan tanpa maksud apa pun,” ujar KH O Nur Muhammad.
Menurut KH O Nur Muhammad, sosok Ganjar Pranowo sangat merakyat dan ramah terhadap siapa pun. Hal ini terbukti saat dia berbincang dengan Ganjar Pranowo.
“Sangat merakyat sebab tadi beliau harus secapatnya pulang, tapi ketika saya ajak salat di sini tadi juga diajak makan, diajak ngobrol juga tetap mau. Enggak jaim,” ujar dia.