"Waktu itu sudah ditangani dan sekarang terjadi lagi," katanya.
Febby menerangkan beberapa tahun silam pihaknya sudah mengusulkan kepada BBWSC3 untuk melakukan penanganan pada bantaran sungai. Namun hingga saat ini tidak ada tindak lanjut.
"Itu kan pinggiran sungai, sudah kita usulkan untuk dilakukan Bronjong ke BBWSC tapi ya sampai saat ini tidak ada kabar berita lagi," ucapnya.
Dia mengatakan, pemerintah daerah akan melakukan penanganan untuk perbaikan jalan di Tahun 2025 mengingat pentingnya akses untuk lalu lintas masyarakat.
"Tahun ini pemerintah melalui dinas terkait akan melakukan penanganan jalannya. Karena kalau direlokasi juga keterbatasan lahannya," katanya.
Sementara seorang warga Eti mengungkapkan, jalan ambles terjadi akibat intensitas hujan tinggi yang terjadi sepanjang malam. Dia memperkirakan, jalan yang ambles sekitar 45 meter dengan kedalaman 1,2 meter.