Faktor Gunung Api Meletus dan Kaitannya dengan Pemanasan Global Menurut Vulkanolog ITB

Agus Warsudi
Gunung Merapi di Jawa Tengah menyemburkan lahar. (Foto: Antara)

“Akibatnya ketika magma baru itu terbentuk dia bergabung dengan magma yang sudah ada di dalam dapur magma. Nah ketika terjadi kelebihan volume maka kelebihannya itu harus dikeluarkan sehingga terjadilah erupsi,” ujarnya. 

Mirzam menuturkan, erupsi gunung api yang disebabkan oleh faktor pertama, bersifat siklus yang bisa dipelajari, ada rentang waktu, dan volume relatif sama.

Selanjutnya, tutur Mirzam, untuk proses kedua, terjadi di dalam dapur magma. Hal ini berkaitan dengan jumlah magma di dalamnya. Di dalam ruang itu, magma mengkristal karena suhu menurun. 

Magma yang sudah terkristalisasi lebih berat daripada batuan panas semi-cair sehingga akan tenggelam ke dasar ruang magma. Ini mendorong sisa magma ke atas, menambah tekanan pada penutup ruang itu.

Sebuah letusan terjadi saat tutupnya tidak lagi mampu menahan tekanan. Hal ini juga terjadi dalam sebuah siklus sehingga dapat diprediksi.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Semeru Meletus, BPBD Jatim Imbau Warga di Radius 1 Km Waspada 

57 tahun lalu

Gunung Semeru Meletus, Lima Kecamatan di Lumajang Diguyur Hujan Abu Vulkanik

57 tahun lalu

Dihujani Abu Vulkanik Gunung Semeru, Warga Probolinggo Rasakan Pedih di Mata

57 tahun lalu

Gunung Semeru Meletus, Sejumlah Desa di Probolinggo Terpapar Abu Vulkanis

57 tahun lalu

Beredar Video Semeru Meletus, Luncurkan Awan Panas 4 Km ke Tenggara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal