Erick Thohir Dukung Bio Farma Tingkatkan Produksi Vaksin 24 Juta Dosis per Bulan

iNews.id
Menteri BUMN Erick Thohir (tengah) saat meninjau kesepan PT Bio Farma meningkatkan produksi dua kali lipat per bulan. (Foto: Istimewa)

"Dari data terakhir, kita sudah menerima 105,5 juta bahan baku vaksin atau setara dengan 85 juta dosis vaksin jadi dan 14,2 juta vaksin jadi. Dari jumlah tersebut, saya mengecek ke Bio Farma, berapa yang sudah distribusikan ke seluruh Indonesia. Di tengah situasi pandemi yang meningkat ini, saya support (mendukung) agar produksinya ditingkatkan semaksimal mungkin agar penyebaran vaksin lebih cepat, terutama untuk provinsi yang berstatus zona merah," kata Menteri Erick Thohir.

Berdasar data yang terpampang pada dashboard distribusi Bio Farma, dari target pengiriman 73.730.600 dosis, yang sudah terkirim mencapai 68.797.200 dosis ke seluruh Indonesia melalui 883 delivery order (DO). 

Hanya 6 persen alokasi yang masih dalam proses. Khusus di tiga provinsi di Pulau Jawa yang belakangan terjadi peningkatan jumlah pasien positif Covid-19, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, jumlah vaksin yang dikirim sudah melebihi alokasi.

"Oleh karenanya, demi membanjiri provinsi yang masih berstatus zona merah, saya meminta Bio Farma agar terjadi percepatan pula dalam distribusi. Vaksinasi masih menjadi satu-satunya penangkal utama di tengah pandemi ini. Kementerian BUMN dan perusahaan BUMN akan terus mengupayakan percepatan dan ketersediaan segala hal yang dibutuhkan masyarakat saat PPKM Darurat. Salah satunya menyediakan obat-obatan terapi penyembuhan Covid-19 di Apotek Kimia Farma," ujar Menteri BUMN.

Sejak PPKM Darurat diberlakukan pada 2 Juli lalu, Kementerian BUMN mengambil langkah antisipatif dengan mengecek operasional perusahaan-perusahaan BUMN yang dekat dengan kebutuhan rakyat. 

Mulai dari ketersediaan ivermectin sebagai obat terapi Covid-19, kelancaran pasokan listrik, persediaan oksigen bagi rumah sakit dan puskesmas, hingga proses akhir vaksin terus diinspeksi Menteri Erick Thohir agar di tengah keprihatinan ini pelayanan masyarakat tidak terhenti.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Erick Thohir Minta Bio Farma Tingkatkan Produksi Vaksin Covid-19 Hingga 40 Juta Dosis per Bulan

57 tahun lalu

Kabar Duka, Novilia Sjafri Bachtiar Kepala Uji Klinis Bio Farma Meninggal karena Covid-19

57 tahun lalu

Bio Farma Luncurkan Alat Deteksi Covid Lewat Kumur, Diklaim Miliki Akurasi 93 Persen

57 tahun lalu

Alat Deteksi Covid Lewat Kumur Diluncurkan, Bio Farma Klaim Akurasi 93 Persen

57 tahun lalu

Kasus Covid-19 Meningkat, Bio Farma Akan Impor Obat Remdesivir dari India

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal