Kang Emil menuturkan, terdapat sejumlah opsi dalam melanjutkan karier politiknya pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, mulai dari menjadi capres, calon wakil presiden (cawapres), hingga kembali menjadi gubernur.
"Mau jadi gubernur, capres, cawapres, apapun itu, itu mah takdir Allah. Tidak ada kata tidak maksimal. Jadi gubernur jilid dua juga maksimal, apapun itu. Yang penting hidup bermanfaat karena jabatan hanya kesementaraan," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, elektabilitas Ridwan Kamil dalam bursa Pilpres 2024 naik signifikan berdasarkan hasil survei Litbang Kompas. Dalam hasil survei, kandidat calon presiden (capres) dengan elektabilitas di atas 10 persen dipisahkan dari capres dengan elektabilitas di bawah 10 persen.
Ridwan Kamil menduduki puncak pada kategori elektabilitas di bawah 10 persen. Hasil survei juga menunjukkan bahwa elektabilitas Gubernur Jawa Barat itu melesat hingga 8,5 persen, sedangkan tokoh lainnya berada di bawah 3 persen.
Pengamat politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad), Firman Manan mengakui, berdasarkan hasil survei tersebut, elektabilitas Ridwan Kamil naik signifikan meski di atasnya masih ada Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan.
Berdasarkan hasil survei yang sejauh ini dirilis, lanjut Firman, Ridwan Kamil menjadi figur capres 2024 paling potensial dari Jabar. "Kalau kita lihat figur Jawa Barat memang yang paling potensial adalah Kang Emil. Posisi gubernur saat ini, bagaimanapun itu mereseprentasikan (suara) warga Jabar," kata Firman Manan, Rabu (27/10/2022).