Eks Pramugari Polisikan Suami Siri, Diberi Jamu Ternyata untuk Gugurkan Kandungan

Ilham Nugraha
Korban yang melaporkan suami siri karena dipaksa aborsi saat menjalani pemeriksaan di Ruang PPA Satreskrim Polres Sukabumi. (Foto: MPI/Ilham Nugraha)

SUKABUMI, iNews.id - Mantan pramugari berinisial GSA (24), warga Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat melaporkan suami siri ke polisi. Korban yang hamil diberi minuman ramuan jamu yang menyebabkannya mengalami keguguran dan trauma berat.

Kuasa hukum korban, Muhammad Tahsin Roy mendesak aparat penegak hukum segera memproses laporan terkait kasus dugaan praktik aborsi paksa yang menimpa kliennya. Sebab dia menilai, lambannya penanganan dapat mengaburkan keadilan bagi korban yang mengalami trauma mendalam.  

"Kami memohon kepada penyidik untuk mempercepat proses hukum arena kasus ini melibatkan tindakan serius menyerupai pembunuhan bayi dalam kandungan. Bukti dan keterangan sudah kami lampirkan, termasuk hasil pemeriksaan medis dan psikologi korban," ujar Roy, Senin (27/1/2025).  

Dia menjelaskan, peristiwa ini bermula saat korban yang merupakan eks pramugari di maskapai swasta menjalani pernikahan siri selama lima bulan dengan MT. Korban diduga dipaksa meminum jamu yang mengakibatkan keguguran di RSUD Palabuhanratu pada 29 November 2024.  

"Klien kami awalnya memberitahu terlapor dia sedang hamil anaknya. Namun, keluarga terlapor tidak memberikan respons bahkan terkesan acuh. Ketika korban dirawat di rumah sakit akibat stres berat, terlapor datang dan sempat memaksa korban meminum jamu dengan dalih kesehatan," katanya. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Hari Ini M 3,5 Guncang Sukabumi, Getaran Dirasakan hingga Cidolo

57 tahun lalu

Tebing 15 Meter Longsor Timbun Tol Bocimi, Arus Kendaraan ke Jakarta Ditutup

57 tahun lalu

Cekcok Mulut Berujung Maut, Pria Sukabumi Tewas Dikeroyok di Jalan Raya

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 3,3 Guncang Sukabumi

57 tahun lalu

Gempa Terkini Guncang Sukabumi Jabar, Cek Magnitudo dan Pusatnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal