BANDUNG, iNews.id - Rokok hingga saat ini masih menjadi salah satu komoditas yang paling banyak dikonsumsi masyarakat. Padahal, banyak literatur menyebut bila rokok memberi dampak negatif bagi pengisap dan orang lain.
Terkait bahaya rokok ini, Dosen Departemen Oral Biologi Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran Dr. Winny Yohana, drg., Sp. KGA., menjelaskan, merokok dapat menyebabkan berbagai masalah pada kesehatan gigi dan mulut.
Dalam siaran persnya, Winny menjelaskan, salah satu masalah yang dapat ditimbulkan dari merokok adalah karies gigi atau gigi berlubang. Kandungan nikotin dan tar pada rokok dapat menyebabkan kerusakan lapisan jaringan gigi. Kandungan ini dapat mengurangi produksi saliva, sehingga mulut terasa kering dan bakteri lebih mudah berkembang biak.
Selain itu, kandungan nikotin juga bisa memperparah penumpukan bakteri kariogenik yang dapat mengakibatkan terjadinya karies. Mulut yang kering ditambah banyak karies dapat mengakibatkan masalah bau mulut. Masalah lain yang muncul yaitu karang gigi. Hal ini diakibatkan penumpukan bakteri yang terus menerus, dalam waktu tertentu terjadi karang gigi sehingga tampak berwarna kuning kecoklatan yang melekat erat.
“Ini tidak mudah hilang walau disikat, jadi harus rajin kontrol ke dokter gigi,”ujar Winny, Senin (9/7/2021).