"Kalau dulu pariwisata kan hanya menyiapkan tempat agar orang datang. Sekarang pariwisata itu satu paket dengan bidang lain, termasuk UMKM. Apalagi anak-anak muda sekarang sudah jago bikin aplikasi dan konten, sehingga orang akan tertarik berwisata ke sini," kata Umbas.
Pengembangan infrastruktur, tidak bisa hanya mengandalkan Dana Desa, tapi bisa memanfaatkan program pemerintah maupun kerja sama dengan BUMN. Sebab kalau agrowisata di Desa Sukamanah maju, ini akan menjadi pendorong perkembangan ekonomi, bahkan menjadi percontohan bagi desa lain.
Namun yang perlu digarisbawahi, kata Umbas, semua program ini akan percuma kalau masyarakat tidak ikut vaksinasi dan disiplin menjalankan protokol kesehatan.
"Ini yang paling penting. Kalau kita punya program bagus tapi belum divaksin, repot juga. Orang enggak berani datang. Kalau di Jakarta mau ke mal harus sudah divaksin. Semua tempat wisata juga demikian. Mau naik pesawat juga wajib memakai aplikasi PeduliLindungi dan semua harus sudah divaksin karena masuk data base," kata Umbas.
Lebih jauh dia mengingatkan, bersamaan dengan pariwisata, sektor UMKM juga sangat penting karena menjadi fondasi ekonomi Indonesia. Bahkan, Presiden Jokowi sangat berkomitmen terhadap pengembangan UMKM agar lebih berkelas.