Dosen ITB Beberkan Risiko Penggunaan ChatGPT di Bidang Akademik, Plagiarisme Salah Satunya

Agus Warsudi
Dosen ITB Dr Eng Ayu Purwarianti ST MT mengingatkan hati-hati menggunakan ChatGPT. (FOTO: ISTIMEWA)

Dr Ayu juga mengingatkan lebih bijak dalam menggunakan ChatGPT sebagai alat untuk belajar, karena risiko ChatGPT juga sangat banyak. 

Risiko pertama yaitu, tidak akuratnya informasi dan jawaban yang diberikan ChatGPT. Pengguna wajib melakukan validasi atau mencari sumber lain yang lebih terpercaya dalam mencari suatu informasi.

Kedua, terkait plagiarisme karena tidak tahu sumber data dan jawaban yang diberikan ChatGPT. Untuk beberapa kasus yang terkait dengan hak cipta, seperti pembuatan buku dan copywriting.

"Jangan memberikan ChatGPT untuk melakukan take over karena tetap tanggung jawab terakhir ada pada manusia," tutur Dr Ayu.

Risiko selanjutnya, kata Dr Ayu, dapat menimbulkan potential misuse (kesalahan penggunaan) karena ChatGPT dapat membuat kode program, seperti, jailbreak atau sesuatu yang memang untuk menelusuri security.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

ChatGPT Algoritma di Balik Kecerdasan Buatan, Ini Penjelasan Dosen ITB

57 tahun lalu

17.216 Calon Mahasiswa Ikut UTBK di Kampus ITB dan 6 SMA Negeri Kota Bandung

57 tahun lalu

Pelaksanaan UTBK SNBT 2023 di ITB: 1 Pengawas untuk 10 Orang

57 tahun lalu

ITB Resmi Buka Kampus di Jakarta, Ini Lokasinya!

57 tahun lalu

Persiapan cuma 3 Bulan, Tim ITB Kalahkan AS dan Spanyol Buat Tangan Palsu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal